in ,

Dalam 14 Hari, Sudah Terkumpul Rp 230 juta Dari Pelanggar Tata Tertib Masker

Dalam 14 Hari, Sudah Terkumpul Rp 230 juta Dari Pelanggar Masker
Dalam 14 Hari, Sudah Terkumpul Rp 230 juta Dari Pelanggar Masker

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan telah mengumpulkan uang Rp 257.925.000 yang bersumber dari denda pelanggar PSBB dalam kurun waktu 14 hari terakhir. Pelanggaran penggunaan masker masih jadi yang tertinggi, disusul protokol kesehatan pada tempat kerja.

“Untuk denda masker mencapai Rp 233.725.000, rumah makan Rp 17,2 juta, tempat kerja Rp 7 juta. Sehingga total keseluruhan Rp 257.925.000,” jelas Arifin kepada wartawan, Senin (28/9/2020).

Rinciannya, sebanyak 21.285 orang ditindak karena abai menggunakan masker.Dari penindakan tersebut, mereka yang dijatuhi sanksi kerja sosial sebanyak 19.816 orang dan denda administrasi kepada 1.469 orang.

Satpol PP DKI kata dia, akan terus mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan di ibu kota selama PSBB berlaku. Bentuk pengawasan itu meliputi kerumunan, tempat usaha, perkantoran, dan individu seperti lalai penggunaan masker.

Baca Juga: Penetapan Masker Berstandard Nasional, Selamat Tinggal Scuba

“Ini harus masif dilakukan bahwa kembali diingatkan kepada masyarakat, Jakarta masih darurat, masih pandemi dan juga PSBB ini masih diberlakukan dua minggu ke depan,” ucap dia.

Tips Mencegah Penularan Corona Melalui Udara di Ruang Tertutup

Dalam 14 Hari, Sudah Terkumpul Rp 230 juta Dari Pelanggar Masker

dr Reisa Broto Asmoro menyampaikan, terdapat 6 cara untuk mencegah risiko penularan Covid-19 melalui udara di ruang tertutup.

Reisa menjelaskan, berdasarkan pernyataan resmi WHO pada 9 Juli 2020, transmisi atau penularan Virus Corona terjadi terutama melalui percikan atau buliran air liur atau droplet.

Penularan terjadi baik secara langsung, tidak langsung, ataupun kontak dekat.
Sementara itu, transmisi melalui udara juga dapat terjadi pada tindakan yang menghasilkan aerosol.

“Transmisi lewat udara dapat terjadi pada prosedur yang menimbulkan aerosol, seperti di fasilitas kesehatan, yakni melalui bronkoskopi, intubasi trakea, pemberian tekanan pada dada saat resustasi jantung, dan kegiatan serupa lainnya,” terang Reisa, Selasa (14/7/2020) sore.

Halaman: 1 2

Didatangi Mendiang Didi Kempot dalam Mimpi, Anak Menangis

Didatangi Mendiang Didi Kempot dalam Mimpi, Anak Menangis

Seorang lelaki terjatuh ke sungai dari perahu kapal yang ditumpangi saat melamar kekasihnya (Dok/Twitter/TheoShantonas/Komarudin)

Tercebur ke Sungai Saat Melamar Pacar, Memalukan atau Memilukan?